Lindungi dari Dalam, 6 Tips Penting Waterproofing Kamar Mandi!
Masalah rembes dan kebocoran tak hanya berasal dari luar bangunan. Pada area kamar mandi, hal ini juga rentan terjadi yang bisa menimbulkan kerusakan bangunan. Area rembes menjadikan ruang lembab, bahkan melemahkan struktur.
Karena itu, melakukan waterproofing kamar mandi sejak awal adalah langkah penting untuk melindungi bangunan Anda dari dalam. Lalu bagaimana cara tepat melakukannya? Semua langkah dan tips bisa Anda simak di sini!
6 Tips Waterproofing Kamar Mandi!
Kamar mandi berpotensi tergenang air dalam waktu yang lama. Lapisan anti bocor yang tepat, bisa mendukung ketahanan dan mencegah risiko rembes. Agar hasilnya maksimal, mari ikuti tips waterproofing yang telah kamu rangkum berikut ini!
● Perhatikan Instalasi Pipa
Pipa pada kamar mandi memiliki instalasi sedemikian rupa untuk mendukung fungsi ruangan. Pipa juga menjadi tempat yang dilewati air dalam jangka waktu panjang. Agar hasil maksimal, Anda bisa melakukan grouting.
Grouting atau injeksi dilakukan pada tiap pipa untuk menghindari risiko rembes. Pastikan semua bagian tak mengalami kebocoran. Hal ini sangat penting dilakukan sejak awal untuk meminimalisir risiko kerusakan.
Untuk itu, apakah pipa kamar mandi Anda sudah terlindungi? Pastikan lapisan melindungi secara menyeluruh, ya! Mari cek segera dan terapkan tips pertama ini dengan maksimal!
● Maksimalkan pada Bagian yang Retak ataupun Keropos
Kamar mandi bocor dan perlu perbaikan? Jangan langsung aplikasikan waterproofing, ya! Anda perlu cek beberapa bagian yang retak, keropos, ataupun bolong. Ini penting agar proses pelapisan lebih terarah pada area yang krusial.
Pengecekan diawal membuat proses pelapisan berjalan maksimal. Ini karena bagian dengan kerusakan tinggi memerlukan lapisan lebih sempurna.
Bila memungkinkan, Anda juga bisa memperbaiki bagian rusak agar permukaan kembali rata sehingga waterproofing mudah dilakukan. Permukaan yang rata ternyata juga membuat hasil waterproofing lebih efektif, lho!
● Perhatikan Sudut Pertemuan Lantai dan Dinding
Proses waterproofing sudah merata tapi masih ada kebocoran? Bisa jadi Anda melewatkan bagian penting seperti pertemuan setiap sudut lantai dan dinding. Area ini memiliki peran dalam mencegah kebocoran.
Biasanya, lapisan tak menutup sempurna jika pemasangan tak teliti. Karena itu, tips ini akan sangat berguna karena Anda bisa mengantisipasi titik krusial dimana kebocoran rawan terjadi.
Sudut antara lantai dan dinding sangat penting karena area ini rentan terhadap rembesan. Jika tidak ditangani dengan benar, air mudah masuk melalui celah kecil yang terbentuk di pertemuan kedua bidang tersebut.
Pengaplikasian produk waterproofing harus merata dan membentuk lapisan kedap yang menyatu. Penanganan maksimal pada area ini juga bisa mencegah kerusakan struktur akibat kelembaban.
● Pastikan Kamar Mandi dalam Keadaan Bersih

https://www.pexels.com/id-id/foto/orang-tangan-kotor-dekil-4239033/
Tips selanjutnya yaitu memastikan kamar mandi dalam keadaan bersih. Area yang bersih memang mendukung proses waterproofing. Tidak hanya itu, bagian yang rusak pun bisa terlihat dengan jelas.
Permukaan yang kotor dapat menghambat daya rekat bahan pelapis. Debu, minyak, dan sisa material lama harus dibersihkan agar hasil akhir maksimal. Permukaan bersih juga mencegah kegagalan lapisan kedap air di kemudian hari.
Dengan area yang bersih, waterproofing bisa melekat sempurna tanpa tercampur dengan kotoran dan debu. Hal ini membuat kamar mandi Anda lebih tahan bocor dan terlindungi dari dalam.
● Pilih Produk Waterproofing yang Sesuai
Setelah mengetahui berbagai langkah di atas, kini Anda perlu produk yang sesuai. Saat ini terdapat banyak pilihan waterproofing dengan spesifikasinya masing-masing.
Lantas, bagaimana memilih produk yang sesuai? Produk yang telap haruslah sesuai dengan kebutuhan. Produk juga harus berkualitas, berstandar, dan memiliki petunjuk penggunaan yang jelas.
Untuk waterproofing kamar mandi, Anda juga perlu memilih produk untuk area dalam yang mampu melindungi. Sebaliknya, area luar atau eksterior bisa mempertimbangkan produk dengan ketahanan UV yang baik.
● Lakukan Pengecekan Ulang
Setelah semua langkah dilakukan, kini saatnya Anda cek area waterproofing yang sudah selesai. Pastikan area tak mengalami masalah.
Pengecekan ulang setelah waterproofing sangat penting untuk memastikan tidak ada kebocoran. Terkadang ada bagian yang terlewat atau tidak menempel sempurna. Pemeriksaan ini membantu mendeteksi kekurangan sejak awal.
Jika ada kerusakan, perbaikan bisa langsung dilakukan. Cek juga secara berkala pasca pemakaian kamar mandi untuk mengetahui ketahanannya. Jika pemasangan maksimal, maka hasil pun efisien dan efektif untuk jangka panjang.
Proses pengaplikasian lapisan anti bocor bisa memberikan perlindungan maksimal pada kamar mandi. Tentu saja, pemasangan harus maksimal dan memperhatikan berbagai aspek pada ruang. Apakah Anda sudah melakukannya?
Lindungi Kamar Mandi bersama Waterproofing yang Tepat!
Semua langkah di atas akan lebih maksimal jika didukung produk yang sesuai seperti rangkaian waterproofing Sika.
Sika memiliki pengalaman selama 114 tahun dan telah menghandle proyek global seperti Kompleks Perumahan Mirador de los Ocobos di Armenia, Colombia.
Sika juga menjadi pencetus waterproofing semen pertama di Indonesia. Nah, produk yang tepat Anda pilih untuk kamar mandi yaitu SikaTop-107 Plus. Produk ini memiliki komposisi yang mudah diaplikasikan dan kedap air.
Ketahanannya juga baik terhadap abrasi dan pengikisan, fleksibel, serta tidak beracun untuk tangki air minum, kolam ikan, dan kolam renang. Produk memiliki kualitas konsisten dan juga pengaplikasian mudah dengan mixing kedua material.
Rangkaian waterproofing Sika bisa mendukung dan melindungi area kamar mandi Anda dengan maksimal. Risiko rembes dan kerusakan pun bisa dihindari. Tunggu apalagi? Saatnya miliki area kamar mandi bebas bocor dengan dapatkan produk segera di sini!
